PWI Dorong Pemerataan Hunian Layak bagi Wartawan

Pijarberita.com, Jakarta— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berupaya untuk merealisasikan hunian layak bagi wartawan di Indonesia. Keinginan tersebut dilakukan melalui sosialisasi program kepemilikan rumah subsidi bagi wartawan yang digelar di Sekretariat PWI, Jakarta, Selasa.

Acara ini diikuti jajaran pengurus PWI, yakni Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang, Ketua Bidang Organisasi, Zulkifli Gani Ottoh, Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum, Anrico Pasaribu, Wakil Ketua Bidang Kerjasama Amy Atmanto bersama Kadirah dan jajaran pengurus PWI Pusat, serta ratusan pengurus PWI daerah yang tergabung melalui Zoom online.

Pihak pemerintah yang hadir antara lain perwakilan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melalui BP Tapera serta Bank BTN sebagai mitra pelaksana. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan PWI Pusat dengan Menteri PKP

Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Sid Herdikusuma, mengatakan, dua skema utama pembiayaan rumah yang dapat diakses wartawan, yaitu Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan program Tapera. “Melalui skema ini, pemerintah hadir untuk menyediakan produk pembiayaan yang affordable dan terbuka bagi wartawan,” kata Sid.

Dikatakan, KPR subsidi ini dibiayai melalui APBN dan dirancang agar cicilan tetap terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), baik yang memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap. Wartawan yang belum memiliki hunian untuk segera memanfaatkan fasilitas ini. “Kami berharap setelah pemaparan ini, Bapak dan Ibu segera menghubungi BP Tapera atau BTN,” kata ujarnya.

Sid Herdikusuma  menambahkan, wartawan anggota PWI dapat mengecek daftar wilayah dan proyek perumahan subsidi yang tersedia di wilayahnya melalui situs resmi sikumbang.tapera.go.id. Bank BTN menegaskan komitmennya untuk memberikan akses seluas-luasnya bagi wartawan.

“Produk pembiayaan ini sangat terbuka bagi wartawan. Insya Allah BTN adalah bank yang tidak memilih profesi. Sudah banyak wartawan yang mengambil KPR Tapera maupun KPR lain,” tutur Deputi Direktur Consumer Funding & Lending Division BTN, Heri Purnomo.

Skema subsidi pemerintah merupakan bukti nyata keberpihakan negara terhadap wartawan. “KPR subsidi adalah bentuk apresiasi sekaligus bukti bahwa negara hadir bagi profesi yang sering tidak terlayani skema komersial,” tegasnya.

Wakil Ketua Bidang Kerjasama PWI Amy Atmanto menambahkan di bawah kepemimpinan Akhmad Munir selaku Ketua Umum dan Zulmansyah Sekedang selaku Sekjend PWI, kesejahteraan wartawan memang menjadi salah satu program yang menjadi  prioritas PWI.

PWI dan Tapera akan menunjuk tim kordinasi untuk tindaklanjut realisasi perumahan bersubsidi bagi wartawan di seluruh daerah. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan PWI Pusat dengan Menteri PKP, Maruarar Sirait (Ara), akhir pekan lalu. Dalam pertemuan itu, Ara mengalokasikan 5.000 unit rumah subsidi FLPP khusus wartawan pada tahun 2026, melanjutkan program yang telah dimulai melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. (jal)

Editor: Jufri Alkatiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *