PWI Kota Depok Gelar Diskusi tentang Pemberitaan Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Pijarberita.com, Depok – PWI Kota Depok bersama Forum Indonesia Emas akan menggelar diskusi setengah hari tentang pemberitaan bencana. Tema ini dipilih karena munculnya keprihatinan atas berita dan penyebaran hoaks seputar bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah di Depok, Sabtu mengatakan, pemilihan tema “Profesionalisme Media dalam Pemberitaan Bencana” menjadi bahasan karena sebagian wilayah tanah air berpotensi besar dilanda bencana alam pada tahun ini. Diskusi digelar di Sekretariat PWI Depok, Jalan Merpati Raya, Pancoran Mas, pada Selasa, tanggal 6 Januari 2026.

“Diskusi nasional ini merupakan wujud kepedulian PWI Depok terhadap krisis kemanusian yang terjadi jika antisipasi dan penanganan pascabencana tak berjalan sebagaimana mestinya. Pemberitaan pers turut menentukan kondisi tersebut, khususnya dalam menangkal gelombang hoaks di platform media sosial khususnya,” kata Rusdy yang akan memandu diskusi tersebut.

Dikatakan, pemberitaan yang tidak tepat justru dapat memicu kepanikan masyarakat terdampak bencana. Padahal yang dibutuhkan adalah sajian media yang menumbuhkan kekuatan menghadapi bencana yang terjadi. Selain itu, membangun empati agar muncul semangat gotong royong semua komponen bangsa guna berpartisipasi aktif meringankan penderitaan warga terdampak bencana. ” Kami mengundang segenap anggota PWI Depok dan rekan wartawan anggota organisasi profesi konstituen Dewan Pers lainnya,” ujar Rusdy.

Tiga pembicara inti dalam diskusi tersebut dengan latar belakang yang saling melengkapi, sehingga pembahasan dijamin komprehensif dan menarik. Mereka iru Ridwan Ewako (Koordinator Bidang Organisasi PWI Kota Depok, pegiat anti hoaks. Dr. Ressi Dwiana, M.A., dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI) yang juga peneliti komunikasi bencana, dan Abdul Muhari, Ph.D. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). (jal)

Editor: Jufri Alkatiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *