Pijarberita.com, Jakarta – Balai Pertemuan Polda Metro Jaya menghadirkan suasana berbeda pada Sabtu sore. Alunan gitar lembut dan pujian rohani menggantikan hiruk pikuk aktivitas harian, mengiringi Perayaan Natal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Natal PWI Pusat tahun ini mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21:24) dengan subtema “Natal Membawa Sukacita dan Keselamatan”. Perayaan ini menjadi ruang refleksi iman sekaligus penguatan persaudaraan bagi insan pers.
Ibadah dibuka dengan penampilan gitar solo Jimy Charles asal Nusa Tenggara Timur yang membawakan lagu O Holy Night. Petikan gitarnya mengajak jemaat masuk dalam suasana perenungan Natal. Sebelum melanjutkan penampilan berikutnya, Jimy menyampaikan pesan singkat tentang keberagaman dalam kesatuan, lalu membawakan lagu Batak Alusi Au yang memadukan iman dan budaya.
Doa pembuka dipimpin Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga. Suasana ibadah semakin hidup melalui drama singkat yang menggambarkan seorang reporter televisi mewawancarai gembala tentang kelahiran Yesus Kristus, sebagai simbol jurnalis yang mewartakan kebenaran, termasuk dalam peristiwa iman.
Firman Tuhan disampaikan Irjen Pol Tahi Monang Silitonga yang menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan peristiwa keselamatan bagi umat manusia. Ia mengajak jemaat merenungkan kehadiran Kristus di tengah tantangan keluarga dan kehidupan bangsa. “Natal adalah peristiwa keselamatan. Yesus hadir untuk menyelamatkan umat-Nya dari dosa,” ujarnya.
Pujian kembali mengalun melalui lagu KasihMu Tiada Duanya yang dibawakan Albert Hosea Samuel Sihombing, menegaskan pesan kasih Allah sebagai inti perayaan Natal. Doa syafaat dipimpin Pastor Yos Bintoro yang mengajak jemaat menjadi terang di tengah situasi dunia yang penuh tantangan. Ia menyebut perayaan Natal PWI di lingkungan kepolisian sebagai simbol kuat sinergi dan harapan.
“Sinergi PWI dan Polri adalah terang seperti lilin Natal yang menyala di tengah kondisi yang tidak baik-baik saja,” ungkapnya.
Dalam rangkaian doa, jemaat turut mendoakan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat yang terdampak bencana banjir, longsor, dan kenaikan air laut, agar diberi kekuatan dan pengharapan baru.
Ketua Panitia Natal PWI Pusat, Edison Siahaan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara dengan lancar. Ia mengapresiasi seluruh panitia dan pihak pendukung yang terlibat.
Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diharapkan memperkuat silaturahmi dan toleransi. Peran strategis wartawan dalam mencerahkan kehidupan berbangsa melalui karya jurnalistik yang bertanggung jawab. “Wartawan diharapkan menjadi lilin-lilin kecil yang menerangi bangsa,” ujarnya.
Secara terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan salam Natal dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang berhalangan hadir. Ia juga menyinggung tantangan global yang kian kompleks, namun optimistis bangsa Indonesia tetap berada dalam penyertaan Tuhan di tengah dinamika dunia.
Perayaan Natal PWI Pusat ini menjadi momentum penguatan iman, refleksi panggilan insan pers, serta simbol eratnya sinergi PWI dan Polri dalam menjaga persatuan dan harapan bagi Indonesia. (jal)
Editor: Jufri Alkatiri
