Oleh: Prof. Dr. Murodi al-Batawi, MA*
Menyambut Idul Fitri dengan takbir adalah tradisi yang sangat populer di Indonesia. Umat Islam Dunia — termasuk Indonesia melepas Ramadhan dan menyambut Idul Fitri dengan Takbiran. Sebentar lagi kita akan melepas kepergian Ramadhan dan menyambut Idul Fitri — bahkan hari ini sebagian umat Islam sudah ada yang merayakan Idul Fitri 2026 dengan mengumandangkan Takbir dan Tahmid, sebagai bukti kepatuhan kita pada Allah, Tuhan alam semesta.
Idul Fitri adalah hari raya yang sangat penting bagi umat Islam, menandai akhir dari bulan Ramadhan yang suci. Menyambut Idul Fitri dengan takbir adalah tradisi yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri. Dalam perspektif historis, menurut Ibnu Katsir bahwa takbir telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya pada saat Idul Fitri. Selain itu, menurut Al-qurthuby, takbir adalah tradisi yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya pada saat Idul Fitri.
Kemudian dalam Perspektif Sosiologis, Takbir adalah ungkapan syukur dan kebahagiaan yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri, sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah. Takbir juga adalah cara untuk meningkatkan iman dan taqwa, serta untuk memperkuat hubungan sosial antara umat Islam.
Selain itu, dalam perspektif historis Antropologis menurut Ibnu Jarir mengatakan bahwa Takbir adalah tradisi yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri, sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah. Takbir juga adalah cara untuk mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan, serta untuk memperkuat identitas keislaman.
Kemudian Takbir menurut Perspektif Filosofis, seperti ungkapan al-Farabi Takbir adalah ungkapan syukur dan kebahagiaan yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri, sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah. Takbir juga adalah cara untuk meningkatkan iman dan taqwa, serta untuk memperkuat hubungan dengan Allah.
Kemudian ungkapan yang sama juga dilakukan oleh para ahli hadits, antara lain menurut Al-Qurtubi, takbir adalah ungkapan syukur dan kebahagiaan yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri, sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah. Kemudian menurut Ibn Jarir, takbir adalah ungkapan syukur dan kebahagiaan yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri, sebagai bentuk pengakuan atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah.
Kemudian menurut Imam Bukhari dan Imam Muslim mengatakan bahwa takbir adalah Sunnah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW pada saat Idul Fitri. Senada dengan Imam Bukhari, Imam Muslim juga mengatakan bahwa takbir adalah ungkapan syukur dan kebahagiaan yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri, sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah.
Menyambut Idul Fitri dengan takbir adalah tradisi yang sangat populer di Indonesia. Takbir adalah ungkapan syukur dan kebahagiaan yang dilakukan oleh umat Islam pada saat Idul Fitri, sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran Allah. Semoga kita semua dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan rasa syukur kepada Allah atas segala kenikmatan hidup di dunia ini.
*Profesor Sejarah dan Peradaban. Dosen Tetap Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Editor: Jufri Alkatiri
