Pijarberita.com, Blora – Harapan warga Dukuh Wotrangkul, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, akhirnya mulai terwujud. Akses yang selama ini terbatas, kini dibuka lewat pembangunan Jembatan Garuda yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Selasa.
Komandan Kodim (Dandim) 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto hadir langsung dalam groundbreaking tersebut. Kegiatan juga terhubung melalui video conference dengan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang memimpin peletakan batu pertama secara terpusat dari Kabupaten Boyolali.
Di wilayah Kodim 0721/Blora, pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya dilakukan di satu titik. Selain di Dukuh Wotrangkul, proyek serupa juga dikerjakan di Dukuh Jati (Desa Jati, Kecamatan Jati), Desa Nglebur (Kecamatan Jiken), serta Dukuh Gabeng (Desa Pengkolrejo, Kecamatan Japah). Peletakan batu pertama oleh Forkopimda Blora menjadi penanda dimulainya pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu memutus keterisolasian wilayah pedesaan.
Dandim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto mengatakan, jembatan tersebut akan memberi manfaat langsung bagi sekitar 175 kepala keluarga atau sekitar 500 jiwa di Dukuh Wotrangkul. “Jembatan ini penting untuk menunjang aktivitas warga. Terutama akses anak-anak ke sekolah dan kelancaran perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Pihaknya juga mengapresiasi pemerintah pusat atas realisasi pembangunan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Semoga jembatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Bupati Blora yang diwakili Asisten II Setda Blora Dasiran menyebut pembangunan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan layanan dasar masyarakat.“Tidak hanya akses pendidikan, tapi juga kesehatan dan ekonomi. Ini akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujarnya.
Kepala Desa Klopoduwur Hery Sugiharto menambahkan, warga menyambut pembangunan jembatan dengan antusias. “Selama ini akses terbatas. Dengan jembatan ini, aktivitas warga, terutama pertanian dan anak sekolah, akan jauh lebih mudah,” katanya. (rahul)
Editor: Jufri Alkatiri
