KSP Apresiasi Ruang Inovasi Bagi Masyarakat

Tinjau GIK UGM, KSP Apresiasi Ruang Inovasi Inklusif Bagi Masyarakat(Foto: Humas KSP)

Pijarberita.com, Yogyakarta – Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan, Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Budi Pramono melakukan kunjungan kerja ke Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Kamis (30/7/2026). Kunjungan strategis ini bertepatan dengan pelaksanaan U25 Leaders Forum Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) Tahun 2026 yang mengangkat tema “Mewujudkan Pendidikan Tinggi yang Inklusif dan Antikekerasan: Memperkuat Aksesibilitas, Kesejahteraan, dan Kesempatan yang Setara”.

Mayjen Prof. Budi Pramono meninjau langsung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa ekosistem perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat keunggulan akademik dan inovasi, melainkan juga ruang publik yang terbuka, inklusif, dan memberikan perlindungan serta kesempatan setara bagi seluruh anak bangsa.

Dia mengapresiasi keberadaan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM sebagai salah satu pusat inovasi terpadu moderen. Fasilitas GIK dirancang secara terbuka agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, sehingga perguruan tinggi betul-betul memberikan dampak langsung pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional. “Pembangunan GIK UGM merupakan langkah nyata dalam mendekatkan kampus dengan masyarakat. Fasilitas ini dibangun inklusif agar masyarakat umum dapat memanfaatkannya secara optimal dalam mendukung penguatan dan transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia,”kata Prof. Budi Pramono di sela-sela peninjauan kawasan GIK UGM.

Dikatakan, perguruan tinggi masa depan tidak hanya diukur dari jumlah publikasi ilmiah atau pemeringkatan internasional semata, melainkan dari keberhasilannya menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkeadilan.

Dalam paparannya di forum rektor PTN-BH se-Indonesia, Prof. Budi Pramono mengajak seluruh pimpinan perguruan tinggi menerapkan tiga pilar kepemimpinan strategis: Leadership with Integrity, Leadership with Innovation, dan Leadership with Collaboration.

Transformasi pendidikan tinggi yang inklusif, aman, dan ramah disabilitas sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs)—khususnya SDG 3, 4, 5, 10, dan 16—serta mendukung pencapaian Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Komitmen perguruan tinggi ini menjadi pilar penting pendukung berbagai program prioritas nasional, seperti Sekolah Terintegrasi, Sekolah Unggul Garuda, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Ketahanan Pangan, hingga Kampung Nelayan.

“Kantor Staf Presiden akan terus mengawal, mengoordinasikan, dan memfasilitasi pelaksanaan program prioritas Presiden di sektor pendidikan tinggi. Melalui kolaborasi antara pemerintah, kampus, industri, dan masyarakat, kita bersama-sama mewujudkan SDM unggul berkarakter menuju Indonesia Emas 2045,” ungkapnya. (alk/ken)

Editor: Jufri Alkatiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *