Mengenal Dini Djalal: Sosok Jurnalis Dunia di Balik Keluarga Legendaris Djalal

Nama besar keluarga Djalal sering kali diidentikkan dengan dunia diplomasi dan hukum laut internasional — namun, di tengah dominasi para diplomat dalam silsilah keluarga tersebut, muncul satu sosok perempuan yang menaklukkan dunia dengan cara berbeda: melalui kekuatan pena. Ia adalah Dini Djalal, seorang jurnalis internasional kawakan yang membuktikan bahwa perempuan Minang memiliki tempat terhormat di meja redaksi media elit dunia. Dini bukan sekadar “saudara dari seorang tokoh”. Ia adalah personifikasi dari ketajaman berpikir dan kemandirian intelektual yang menjadi ciri khas didikan keluarga Ampek Angkek, Agam.

Melepaskan Diri dari Bayang-Bayang Nama Besar

Lahir sebagai putri dari pasangan legendaris Prof. Hasjim Djalal dan Jurni, Dini tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan isu kedaulatan negara dan politik luar negeri. Meski tumbuh besar mengikuti penugasan diplomatik sang ayah di berbagai belahan dunia, Dini tidak memilih jalur birokrasi yang kaku.

Dia justru memilih jalur jurnalisme—sebuah profesi yang menuntut independensi dan keberanian untuk mempertanyakan segalanya. Dari sanalah, Dini mulai membangun reputasinya sendiri, lepas dari nama besar sang ayah maupun adiknya, Dino Patti Djalal.

Karier jurnalistik Dini Djalal adalah sebuah catatan prestasi yang luar biasa. Namanya pernah menjadi bagian penting dari Far Eastern Economic Review (FEER), majalah berita ekonomi dan politik yang selama puluhan tahun menjadi kitab suci para pengambil kebijakan di Asia.

Sebagai koresponden, Dini tidak hanya melaporkan berita dari balik meja. Ia turun ke lapangan, membedah kompleksitas konflik, dinamika ekonomi, hingga isu kemanusiaan di Asia Tenggara dan sekitarnya. Tulisan-tulisannya dikenal sangat tajam, analitis, namun tetap memiliki sentuhan humanis yang kuat.

Setelah era FEER, kiprahnya meluas hingga ke Amerika Serikat. Ia terlibat dalam berbagai proyek narasi global, termasuk bekerja dengan lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia (World Bank). Di sana, ia berperan penting dalam menyusun narasi pembangunan yang lebih inklusif bagi negara-negara berkembang.

Perempuan Minang dan Tradisi Intelektual

Keberhasilan Dini Djalal tak bisa dilepaskan dari akar budayanya. Sebagai perempuan berdarah Minangkabau, Dini membawa semangat egaliter dan kegemaran berdiskusi yang merupakan ciri khas masyarakat Sumatera Barat. Dalam tradisi Minang, pendidikan adalah harga mati, dan merantau (baik secara fisik maupun pikiran) adalah cara untuk mendewasakan diri.

Dini membuktikan bahwa perempuan Minang tidak hanya mampu menjaga ranah domestik, tetapi juga mampu berdiri tegak di jantung informasi dunia, bersaing dengan jurnalis-jurnalis terbaik dari berbagai negara. Sinergi dalam Keluarga “Pembelajar”. Dini adalah bagian dari segitiga intelektual keluarga Djalal generasi kedua. (*)

Editor: Jufri Alkatiri

Caption Foto: Mengenal Dini Djalal: Sosok Jurnalis Dunia di Balik Keluarga Legendaris Djalal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *