Pijarberita.com, Depok— Direktur UKW PWI Pusat, Dr. Aat Surya Safaat, mengatakan, Uji Kompetensi Wartawan atau UKW bagi seorang jurnalis sangat penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi, dan profesionalisme wartawan di bidang jurnalistik.
Hal itu diungkapkan Aat Surya Safaat dalam diskusi setengah hari dengan wartawan di Sekretariat PWI Kota Depok, Kamis. Dikatakan, Uji Kompetensi Wartawan merupakan salah satu bentuk pencerahan profesi yang perlu diikuti wartawan sehingga publik dapat membedakannya dengan penggiat media sosial atau medsos. Wartawan yang sudah mengikuti UKW akan memunculkan rasa optimistis dalam menekui profesi tersebut. Hal ini juga dapat membedakan dengan pegiat medsos.
“Sekarang siapapun bisa menjadi penyebar informasi melalui medsos (citizen journalism). Fenomena ini terbentuk pada saat perkembangan teknologi digital membawa masyarakat lebih memilih mengakses berita dan hiburan melalui telepon selular atau ponsel pintar atau smartphone),” kata Aat yang pernah bertugas selama 5 tahun di New York, Amerika Serikat (AS) sebagai Kepala Biro Kantor Berita Antara.
Menurut Aat, selain hasil karya jurnalistik yang bermutu, juga harus diperhatikan perilaku wartawan saat bertugas. Sopan santun adalah hal utama yang harus diterapkan. Selain itu juga bina jaringan dengan segala kalangan atau nara sumber.
Sedangkan pemateri kedua Rusdy Nurdiansyah, Ketua PWI Kota Depok, mengatakan, wartawan harus dapat mengontrol penulisannya sebagai produk pers yang sehat dan bermutu sehingga tetap terjaga kepercayaan public .“Jangan sampai pers itu kehilangan kepercayaan publik dikarenakan dalam penulisan mengikuti dan bahkan mengekor gaya medsos,” kata Rusdy.
Dikatakan, sebaiknya medsos itu dimanfaatkan sebagai hal yang positif untuk mendukung karya jurnalistik. Rangkul dan gunakan medsos untuk branding karya jurnalistik. Hindari penggunaan AI yang berlebihan. “Karya jurnalistik yang bermutu dibuat dengan perasaan penulisnya, dengan itikad baik dan taat Kode Etik Jurnalistik dan UU Pers No 40 Tahun 1999,” ungkap wartawan yang kerap berkecimpung di bidang kriminal dan liputan perang ini.
Menurt Rusdy, wartawan wajib menjaga profesi pers yang sehat dan profesional. Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kewajiban yang harus diikuti seluruh wartawan sehingga publik dapat membedakannya dengan medsos. Itu juga yang membedakan kita sebagai anggota PWI dan organisasi pers resmi Dewan Pers,” jelas Rusdy. (alk)
Editor: Jufri Alkatiri
