PWI Pusat Cerahkan Wartawan dengan Workshop “Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme untuk Perlindungan Publik” (Foto: Humas PWI Pusat)
Pijarberita.com, Jakarta — Kepala Divisi Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Anjar Sumarjati, akan menyajikan empat materi dalam “Workshop Jurnalisme Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme untuk Perlindungan Publik”. Keempat materi yaitu Perkembangan Industri Fintech nasional, Peran Pindar dalam ekonomi digital, Dukungan terhadap UMKM, dan Tantangan dan peluang industri. Workshop Jurnalis tersebut diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bekerjasama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Kamis.
Dalam Rundown setengah hari itu, workshop akan dibuka Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, diikuti puluhan wartawan anggota PWI dari berbagai media arus utama dan media online. Diskusi sesi pertama dipandu Dr. Agus Sudibyo Ketua Dewan Pengawas TVRI dan Ketua Bidang Pendidikan PWI Pusat. Sementara Ketua Bidang Hubungan Masyarakat Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah akan membedah Model bisnis Pindar, Risiko pembiayaan, Perlindungan konsumen, Membaca data industry.
Untuk mempertajam daya kritis wartawan, Prof. Dr. Sinta Dewi, S.H, Guru Besar di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, akan membedah materi Digital Safety dalam konteks Pindar, Teknologi untuk mengaksesPpindar, apa yang aman atau yang beresiko secara teknologi. Diskusi dilengkapi dengan pengalaman seorang jurnalis senior, Gaib Maruto Sigit, yang sehari-hari Deputy Editor in Chief Tutur Media dan Ketua Departemen Ekonomi Sektor Riil PWI Pusat. Gaib akan membahas Teknik Investigasi Fintech, Verifikasi data Peliputan kasus konsumen, dan Menelusuri perusahaan digital.
Sebelum Workshop Jurnalisme “Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme untuk Perlindungan Publik” berlangsung, Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir, melakukan Penandatanganan MoU dengan Asosiasi Fintech dan Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Entjik S. Djafar dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) – Friderica Widyasari Dewi. (juf)
Editor: Jufri Alkatiri
