Selamat Jalan Bang Zulmansyah Sekedang

Oleh: Asro Kamal Rokan*

Bagai petir di siang bolong – Begitu mendengar kabar duka yang sungguh menghentakkan dada. Zulmansyah Sekedang – Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Sabtu (18 April 2026) pukul 00.05 – hari ini —  meninggal dunia di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, karena serangan jantung.  Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala melapangkan jalan lelaki baik ini menuju Jannatun Naim. Aamiin yaa Robbal’Alaamiin.

Akhir usia tidak ada satu makhluk pun mengetahuinya. Sekitar pukul 18.30 Wib — menjelang pulang setelah Deklarasi Serikat Wartawan Senior Indonesia (SW+60) di LSPR Business and Communication Institute, Kampus Sudirman Park, Jakarta — kami masih ngobrol di halaman gedung acara. Ada Bang Ilham Bintang, Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir, wartawan senior Syahdanur, Bachrul Alam, Diapari Sibatangkayu, Jufri Alkatiri, Aiman Witjaksono, dan Mas Banjar Chairuddin yang langsung pamit pulang.

Tidak ada tanda apa-apa  — suasana seperti biasa. Lelaki berusia 54 tahun ini tetap energik dan santun. Seperti biasa, kami ngobrol apa saja, termasuk tentang PWI, rencana Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan hal-hal yang terlintas dalam pikiran saat ini. Tidak ada tanda apa-apa, semua berjalan normal. Pukul 19.00 Wib, saya pulang lebih awal. Kami salaman. Inilah salaman terakhir kami.

Sabtu sekitar pukul 04.00 dinihari, saya menyalakan handphone. Di group WhatsApp Forum Pemred, sudah banyak ucapan duka cita. Ya Allah, Zulmansyah wafat, apa iya? Tidak mungkin teman-teman di WAG bercanda soal kematian. Saya cek berulang-ulang dan melihat WAG lain. Kabarnya sama.


Zulmansyah yang lahir 2 Juli 1972 di Banda Aceh. Sekolah Dasar hingga SMA diselesaikannya di sini, kemudian meneruskan pendidikan di Universitas Riau, jurusan Ilmu Administrasi Negara–  pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.  Semasa kuliah, Zul aktif mengelola  Surat Kabar Kampus Bahana Mahasiswa, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sakai, dan Senat Mahasiswa Universitas Riau. Zul juga aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru.

Ketertarikannya pada dunia jurnalistik, mengantarkan Zul sebagai wartawan di Jawa Pos Group. Pernah menjabat Direktur Utama Harian Sumut Pos, Komisaris Utama Harian Posmetro Medan, Komisaris Pekanbaru Pos, Direktur Utama Riau Televisi (RTV), Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Riau, dan Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau.

Karier Zul berlanjut ke PWI. Pada 2017, Zul yang lahir di asrama militer Aceh ini, memimpin PWI Riau. Menjelang Kongres PWI di Bandung, September 2023, nama Zulmansyah mulai muncul sebagai kandidat, selain Atal S Depari dan Hendry Ch Bangun. Beberapa kali kami bertemu di rumah Bang Ilham Bintang untuk membahas kongres. Zul selalu hadir, sengaja datang dari Pekanbaru.

Pada kongres Bandung itu, Zul meraih sembilan suara putaran pertama, Atal memperoleh 40 suara, dan Hendry (39 suara). Putaran kedua, Hendry menang dengan 47 suara. Dalam kepengurusan Hendry,  Zul kemudian dipercaya sebagai Sekjen PWI.

Kemampuannya memimpin dan integritas pribadi yang baik, mengantarkan Zul  dipercaya menjadi Ketua Umum KLB  PWI saat konflik internal di organisasi ini. Konflik berakhir melalui Kongres Persatuan di Cikarang, Agustus 2025. Akhmad Munir terpilih sebagai Ketua Umum PWI  setelah meraih 52 suara, mengungguli Hendry Ch Bangun yang memperoleh 35 suara. Zul kemudian dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal PWI Pusat.

Zulmansyah, lelaki rajin sholat dan senyum ini, pergi begitu cepat. Jika saja ada cara untuk menahannya agar tidak pergi, kami akan melakukan sekuatnya dan semampunya  — tetapi  tidak ada. Allah menentukan akhir usia setiap manusia. Saat ini Zul, berikutnya kami.nPergilah Zul nenuju Jannatun Naim, tempat yang indah, abadi, dan dijanjikan.

Jurnalis Senior dan Pernah Berkarir di Kantor Berita ANTARA

Editor: Jufri Alkatiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *