Pemimpin Redaksi Majalah Berita Tempo yang baru Bagja Hidayat, menggantikan Setri Yasra (Foto: Tempo)
Pijarberita.com, Jakarta – PT Tempo Inti Media Tbk. melakukan penggantian Pemimpin Redaksi Tempo dari Setri Yasra kepada Bagja Hidayat, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi. Serah terima jabatan berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026 dalam rangka regenerasi dan memenuhi kebutuhan organisasi.
Bagja bergabung dengan Tempo pada 2001 sebagai reporter desk Hukum dan Kriminal, lalu Ekonomi dan Bisnis, Politik, sebelum akhirnya bergabung dan memimpin desk Investigasi (2005-2015). Pria kelahiran Kuningan, 15 Maret 1978 tersebut menyelesaikan studi di Fakultas Kehutanan IPB University pada 2000 dan melanjutkan studi ke Binus Business School pada 2016.
Dia kerap meraih berbagai penghargaan jurnalistik, dua di antaranya adalah penghargaan Jurnalis Jakarta Award dan Mochtar Loebis Award untuk liputan-liputan investigasi. Bagja juga telah meluncurkan satu buku yang terbit pada 2014 yang berjudul #kelaSelasa: Jurnalisme, Media, dan Teknik Menulis Berita. Bagja menjabat Wakil Pemimpin Redaksi sejak 2023.
Adapun Setri, yang mendapat tanggung jawab baru sebagai pemimpin unit bisnis di Tempo, mengawali karier sebagai wartawan desk Ekonomi dan Bisnis pada 2001. Selanjutnya, pria kelahiran Padang, 30 Juli 1974 ini menduduki berbagai posisi, seperti Redaktur Pelaksana desk Ekonomi dan Bisnis (2010), Redaktur Pelaksana desk Nasional (2014), dan Kepala desk Investigasi (2016), Redaktur Eksekutif koran Tempo (2017), dan Redaktur Eksekutif majalah Tempo (2018).
Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Riau dan magister Komunikasi dari Universitas Paramadina itu, diangkat menjadi Pemimpin Redaksi Tempo.co periode Oktober 2019-12 Juli 2021, dilanjutkan Pemimpin Redaksi majalah Tempo dan Tempo (setelah integrasi single brand) periode 12 Juli 2021-29 Juli 2026.
Direktur Utama PT Tempo Inti Media, Tbk. Arif Zulkifli mengatakan, pergantian Pemimpin Redaksi merupakan bagian dari penyegaran dan kaderisasi di dalam organisasi yang berjalan secara reguler. “Setiap Pemimpin Redaksi memiliki tantangan tersendiri. Sebagai Pemimpin Redaksi periode 2021-2026, Setri konsisten menjaga sikap editorial Tempo di tengah turbulensi politik yang tak mudah selama Pemilu 2024,” ucapnya.
Menurut Arif, duet Setri dan Bagja di redaksi sukses mengimplementasikan transformasi digital di lingkungan Grup Tempo Media, termasuk di dalamnya adalah mengembangkan program siniar (podcast) seperti Bocor Alus Politik, Jelasin, dong!, Tukang Kupas Perkara, dan siniar-siniar lainnya. Mereka juga mengawal integrasi dan transformasi newsroom dengan baik.
Bagja sebagai pemimpin redaksi yang baru, ujar Arif, juga bakal menghadapi tantangan yang tidak mudah. “Tapi, dengan perjalanan dia sejauh ini, kami yakin Bagja bisa membawa Tempo lebih maju lagi,” kata Arif yang menjabat pemimpin redaksi Tempo periode 2013-2019.
Di masa kepemimpinannya, Setri dan Bagja melahirkan banyak inovasi keredaksian. Salah satunya adalah peluncuran platform berita tunggal, yang diistilahkan sebagai single brand, pada 17 November 2024. Disebut single brand karena sejak hari itu Tempo mengintegrasikan situs web koran.tempo.co dan majalah.tempo.co ke dalam tempo.co. Dengan penyatuan ini, Tempo digital menyajikan tiga jenis berita: gratis, freemium (gratis namun harus mendaftar), dan berbayar.
Redaksi Tempo mengembangkan penyebarluasan berita Tempo ke ranah multimedia lewat berbagai ngsiniar, seperti Bocor Alus Politik, Jelasin Dong!, dan Tukang Kupas Perkara. Inovasi-inovasi tersebut yaberhasil meningkatkan jumlah pelanggan dan pendapatan dari pembaca 2025 sebesar 44,89 persen secara tahunan. Tempo mencatat jumlah pengguna yang mengakses Tempo.co mencapai 11 juta pengguna per bulan.
Terobosan ini membawa Tempo meraih penghargaan Best Reader Revenue Strategy dalam ajang Digital Media Awards (Asia-Pacific) 2026 yang diselenggarakan oleh World Association of News Publishers (WAN-IFRA) atau Asosiasi Dunia Surat Kabar dan Penerbit Berita. Dalam kategori tersebut, Tempo menyabet peringkat Gold. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang berlangsung di Manila, Filipina, 28 April 2026.
Penganugerahan penghargaan ini menjadi bukti bahwa sikap editorial Tempo yang independen serta liputan investigasi bisa meningkatkan kepercayaan pembaca, dan kepercayaan itu bisa dikonversi menjadi dukungan lewat berlangganan. Tempo berharap penghargaan ini bisa meningkatkan motivasi tim redaksi untuk menghasilkan liputan-liputan investigatif, serta mendorong tim pemasaran untuk lebih kreatif dalam menggalang dukungan pembaca.
Redaksi juga berperan penting dalam penerapan praktik-praktik keberlanjutan (sustainability) Tempo. Di aspek tata kelola (governance), Tempo terus memperkuat tata kelola perusahaan. Pemisahan antara fungsi editorial dan komersial — sesuatu yang makin sulit ditemukan di banyak media karena tekanan bisnis — dipertegas.
Sementara itu, di aspek sosial, redaksi Tempo banyak menjalankan inisiatif yang berhubungan dengan penguatan literasi publik, pendidikan jurnalistik untuk mahasiswa maupun aktivis masyarakat sipil, penguatan kapasitas media lokal, penajaman riset berbasis data melalui kerja sama dengan berbagai lembaga studi dan universitas, dan produksi berbagai informasi yang kredibel secara regular, yang pada akhirnya akan menunjang identifikasi dan solusi berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Kerja keras redaksi secara langsung berperan meningkatkan performa bisnis Perseroan. Di tahun 2025, Perseroan mencatatkan laba komprehensif sebesar Rp 2,57 miliar; tumbuh 17,7 persen dari laba komprehensif tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,19 miliar. (alk)
Editor: Jufri Alkatiri
