Korban Kecelakaan   KA Argo Bromo Anggrek dan KRL 7 Orang Meninggal dan Puluhan Luka-Luka

Pijarberita.com, Bekasi—Korban tewas akibat kecelakaan  antrara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, hingga Selasa tercatat 7 orang. Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin mengatakan, 81 orang mengalami luka-luka. Selain itu, petugas masih berupaya keras menyelamatkan 3 orang penumpang yang dilaporkan masih terperangkap di dalam rangkaian kereta

Dikatakan, proses evakuasi terus dilakukan hingga saat ini dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Seluruh tindakan penyelamatan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian yang sangat ketat, berkoordinasi langsung dengan pihak Basarnas.

Informasi dari lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa bermula saat rangkaian KRL tujuan Bekasi berhenti karena terhalang mobil taksi hijau Green SM yang mogok di tengah rel, namun  beberapa menit kemudia KA Argo Bromo Anggrek 4 yang tengah melaju kencang dari arah belakang tidak dapat berhenti. Seketika lokomotif KA Argo Bromo Angrek menghantam gerbong paling belakang KRL Commuter Line yang diisi penumpang wanita. 

Dalam video yang beredar, terlihat suasana mencekam saat para penumpang berusaha menyelamatkan diri keluar dari rangkaian kereta yang gelap. Jeritan histeris terdengar saat petugas gabungan mulai berdatangan untuk mengevakuasi korban yang mengalami luka-luka. Korban luka-luka  maupun yang kritis dibawa ke RSUD terdekat.

Akibat kecelakaan ini, perjalanan kereta api lintas Bekasi-Cikarang lumpuh total. Pihak PT KAI dan KCI mengimbau masyarakat untuk mencari alternatif transportasi lain selama proses evakuasi rangkaian kereta yang diprediksi memakan waktu hingga dini hari nanti. Penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti dan kegagalan sistem pengereman atau persinyalan dilakukan oleh KNKT dan pihak kepolisian. (alk)

Editor: Jufri Alkatiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *